Industri Hulu Sampai ke Hilir

Kami mengelola seluruh proses produksi secara terintegrasi — dari udang rebon yang ditangkap nelayan hingga produk sampai di tangan penjual — dengan pengendalian mutu di setiap tahap.

Foto udara fasilitas produksi Sumber Nelayan Indonesia di tepi sungai, dengan area penjemuran dan perahu nelayan
  1. Bahan baku dari nelayan

    Udang rebon segar ditangkap nelayan di Sumatera Utara dan Jawa Timur, lalu diseleksi kesegaran dan kebersihannya sebelum diolah.

  2. Diolah dan dikemas sendiri

    Diolah menjadi terasi dan dikemas secara higienis di fasilitas kami sendiri, sesuai standar HACCP dan GMP, dengan pemeriksaan mutu di tiap tahap.

  3. Sampai ke tangan penjual

    Dikirim dari gudang ke distributor dengan jadwal yang teratur, hingga tersedia di toko dan pasar di berbagai wilayah.

Pusat distribusi di seluruh Indonesia

Peta Indonesia dengan pusat distribusi di Medan, Lubuk Linggau, Palembang, Lampung, Jakarta, Bandung, Jogja, Solo, Surabaya, Bali, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Makassar, Manado dan Papua

Profil perusahaan

PT Sumber Nelayan Indonesia merupakan produsen dan pemasok terasi udang, asam jawa, serta udang rebon yang telah berdiri sejak tahun 1983. Perusahaan mengelola seluruh proses produksi secara terintegrasi dari hulu hingga hilir, dengan pengendalian mutu yang ketat mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga pengemasan modern berbasis teknologi terkini.

Didukung sertifikasi HACCP, GMP, Halal dan BPOM, kami membangun kehadiran yang kuat di pasar domestik dan secara bertahap berekspansi ke pasar ekspor. Kami juga berkomitmen menggerakkan nelayan dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah operasional kami, khususnya di Sumatera Utara dan Jawa Timur.

  • 1983Tahun berdiri
  • 4 merekSamhok, Kesemek, ABfood, Nasional

Visi

Berkomitmen untuk menjadi perusahaan yang memproduksi dan menghadirkan bumbu-bumbu terbaik dengan cita rasa autentik Indonesia.

Misi

Berupaya untuk terus berkembang dengan tekad yang kuat serta fokus yang tak pernah pudar pada kepuasan pelanggan. Dengan disiplin dan dedikasi, menjaga kualitas terbaik pada setiap produk yang dibuat, dan memastikan bahwa setiap bumbu menghadirkan cita rasa autentik kepada pelanggan setia kami. Selain kualitas, kami tetap berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan sebagai wujud tanggung jawab terhadap kekayaan alam Indonesia.

Sembilan tahap, dari laut ke rak toko

Setiap kemasan melewati tahap-tahap ini di bawah pengawasan kami sendiri.

  1. Perahu nelayan bersandar di dermaga sungai
    Penangkapan udang rebonProses dimulai dari penangkapan udang rebon segar oleh nelayan sebagai bahan baku utama pembuatan terasi udang.
  2. Tangan bersarung tangan memilah udang rebon kering di meja baja tahan karat (ilustrasi)
    Pemilihan udang rebonUdang rebon diseleksi untuk memastikan kualitas, kesegaran, dan kebersihannya sebelum masuk ke tahap produksi.
  3. Tangan bersarung tangan mengolah blok terasi di meja produksi
    Pengolahan dan penjemuranUdang rebon diolah menjadi terasi, lalu dijemur di area penjemuran kami hingga aroma dan teksturnya tepat.
  4. Tangan bersarung tangan menata sachet terasi di jalur produksi
    Pengemasan terasiTerasi yang telah selesai diproduksi dikemas secara higienis untuk menjaga kualitas, aroma, dan cita rasanya.
  5. Karyawan berseragam merah mengemas sachet di jalur produksi
    Sachet dan packTerasi dimasukkan ke dalam sachet, lalu disusun dan dikemas kembali menjadi pack sesuai standar distribusi.
  6. Pekerja mengumpulkan kemasan terasi di ujung jalur produksi, dengan karton di belakangnya
    Pengemasan ke kartonPack dimasukkan ke dalam karton untuk memudahkan penyimpanan dan pengiriman.
  7. Karton polos melewati mesin penyegel lakban otomatis di atas konveyor (ilustrasi)
    Sealing karton otomatisMesin menutup dan merekatkan karton secara rapi, cepat, dan konsisten, menjaga keamanan produk selama penyimpanan dan distribusi.
  8. Tim gudang memegang produk Sumber Nelayan Indonesia
    Dari gudang ke distributorProduk dikirim dari gudang menuju supplier atau distributor dengan sistem distribusi yang terjadwal.
  9. Penjual di warung menata kemasan terasi sementara pembeli mengambil satu (ilustrasi)
    Sampai ke tangan penjualTerasi udang akhirnya sampai di tangan penjual dan tersedia bagi konsumen di berbagai wilayah.

Tersertifikasi oleh

  • Halal
  • BPOM
  • HACCP
  • GMP
  • Kementan
Lihat sertifikasi kami
Pintu masuk Ciputra International Tower, kantor PT Sumber Nelayan Indonesia
Kantor kami di Ciputra International Tower